Indahnya Cappadocia Ala Indonesia, Tak Kalah Menarik Lho
Cappadocia adalah destinasi wisata populer
di Turki. Tempat ini mencuri perhatian publik setelah disebut dalam serial
drama Layangan Putus yang diperankan oleh Putri Marino sebagai Kinan, Reza
Rahadian sebagai Aris.
Cappadocia merupakan wilayah kuno yang
terletak di Turki tengah selatan atau tenggara Ankara. Cappadocia berada di
dataran tinggi yang terjal di utara Pegunungan Taurus. Dikutip dari situs
wisata Go Turkiye, geologis Cappodocia yang unik membuat wilayah ini disebut
cerobong peri.
Cappadocia terkenal dengan hamparan batuan
vulkanik lunak yang terbentuk oleh erosi dari gunung berapi selama jutaan
tahun. Batuan itu menjadi beragam bentuk yang unik seperti menara, kerucut,
lembah, dan gua. Beberapa batuan terbut bahkan memiliki tinggi hingga 45 m.
Sebagai kota kuno, Cappadocia melewati
beragam masa mulai dari masa Romawi, era Bizantium hingga masuknya peradaban
Islam. Alhasil, banyak bangunan bersejarah seperti kastil, gereja, dan masjid
di tempat ini.
Keindahan panorama seperti di Cappadocia, Turki,
ada di Indonesia juga lho. Bedanya, keindahan tersebut hanya bisa dinikmati
setahun sekali saat Festival Balon Pekalongan digelar.
Festival tersebut biasanya digelar sepekan
setelah Hari Raya Idulfitri atau biasa dikenal dengan tradisi Syawalan. Akan
tetapi, balon yang ada di festival tersebut tidak diterbangkan ke udara,
melainkan ditambatkan.
Festival Balon di Pekalongan ini tidak
lepas dari kerja keras Airnav Indonesia yang memberikan edukasi soal kenapa
balon udara tidak boleh sembarangan terbang. Hal tersebut sesuai dengan
Peraturan Menteri Perhubungan nomor 40 tahun 2018 tentang penggunaan balon
udara pada kegiatan budaya masyarakat.
Jika ingin melihat dan mengabadikan
Cappadocia rasa Indonesia di Pekalongan itu, datanglah saat pagi buta sekitar
pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB. Langit Pekalongan yang cerah alan semakin
cantik dengan warna-warni balon udara tersebut.
Selama pandemi, festival balon yang membuat
Pekalongan tampil bak Cappadocia rasa Indonesia tidak digelar. Pemkot
Pekalongan melarang kegiatan tersebut demi mencegah munculnya kerumunan.
Cappadocia merupakan daerah kuno di
Anatolia Timur, Turki atau persisnya berada di utara Gunung Taurus. Pemandangan
bebatuan dari gunung berapi serta balon udara yang menghiasi langit menjadi
daya tarik tempat tersebut. Tempat ini masuk dalam salah satu jajaran UNESCO
World Heritage Site.
Untuk menaiki balon udara di Cappadocia,
kamu harus menuju ke Goreme National Park. Di situ, kamu bisa melihat
pemandangan Cappadocia yang sangat indah. Apalagi kota ini terdapat bebatuan
sedimen yang terbentuk dari material vulkanik sekitar 3-4 juta tahun yang lalu.
Bebatuan tersebut diukir menjadi gua hingga
menjadi tempat tinggal, gereja, hingga biara. Bangunan ini sudah ada sejak
zaman kekaisaran Romawi. Namun masih terlihat dalam kondisi yang cukup baik,
hingga detail interior di dalamnya.
Pemerintah Turki membangun dan memelihara
kawasan wisata Cappadocia dengan sangat baik. Tempat ini dapat dicapai dengan
jaringan transportasi bus, kereta api, dan penerbangan dari kota Ankara dan
Istanbul.
Jika ingin menikmati puncak musim dingin
dengan pemandangan Cappadocia diselimuti salju, kamu dapat berkunjung pada
Januari. Namun, jika ingin menikmati seutuhnya, datanglah di puncak musim panas
di Juni.
Cappadocia memang destinasi wisata yang
indah. Namun jika ingin melihat keindahan balon udara seperti di Cappadocia,
Anda tidak perlu terbang ke Turki karena di Pekalongan, Indonesia, ada Festival
Balon Udara yang digelar setiap tahun.




