Tips & Trik

TIPS BERBISNIS Tadjuddin Ius 6m dalam wirausaha

             

TIPS BERBISNIS Tadjuddin Ius 6m dalam wirausaha

 

Pentingnya Prinsip 6M Dalam Memulai Wirausaha – Dewasa ini, banyak orang yang tertarik untuk terjun di dunia usaha. Bukan tanpa alasan, dengan menjalankan usaha sendiri, itu artinya Anda menjadi pemilik yang mengatur segala aktivitas keuangan. Meskipun begitu 6M adalah kunci untuk memulai usaha dengan baik.

 

Prinsip 6M dalam Wirausaha

mengelola usaha online dari rumah - Tips Meningkatkan Omset Penjualan Online Usaha Anda - software kasir gratis - Prinsip 6M dalam Wirausaha

Diperlukan prinsip 6M agar maksimal dalam memulainya. Berikut adalah 6M Tadjuddin Ius dalam wirausaha yang harus diperhatikan dalam memulai usaha.

 

1.  Money

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah money/modal atau uang. Uang sangat dibutuhkan untuk menjalankan usaha yang dirintis. Tanpa adanya anggaran uang yang cukup, maka proses manajemen usaha tidak bisa berjalan dengan maksimal.

 

Jika anggaran uang tidak mencukupi, maka kegiatan usaha bisa tersendat dan menimbulkan masalah di tengah jalan. Pada dasarnya, perusahaan hanya akan bangkrut ketika mereka sudah kehabisan uang di bank.

 

2.  Man

Selanjutnya, untuk dapat menjalankan manajemen dengan baik, harus sangat memperhatikan sumber daya manusianya. Man di sini berarti sumber daya manusia. Tentunya untuk menjalankan suatu program usaha atau manajemen membutuhkan orang yang melaksanakannya.

 

Supaya program manajemen dapat berjalan dengan baik, diperlukan orang yang mempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing.

 

Memilih sumber daya manusia yang tidak berkompeten untuk menjalankan program usaha dapat membuat program tidak berjalan dengan baik. Hal itu akan sangat mempengaruhi proses manajemen.

 

Oleh karena itu, kualifikasi sumber daya manusia harus diperhatikan supaya mendapatkan sumber daya yang benar-benar berkompeten. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih sumber daya manusia.

 


Hal pertama adalah kemampuan yang dibutuhkan. Sangat penting untuk memperhatikan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusia tersebut.

 

Lalu hal kedua adalah posisi yang dibutuhkan. Untuk mengisi posisi tersebut tentunya harus mencari sumber daya manusia yang mempunyai keterampilan di bidang posisi tersebut.

 

Dan yang terakhir adalah jumlah sumber daya yang dibutuhkan. Sumber daya manusia yang direkrut harus dengan kebutuhan. Jangan sampai, jumlah sumber daya yang direkrut kurang dari kebutuhan.

 

3.  Machine

Mesin sangat penting untuk menjalankan kegiatan usaha. Dengan adanya bantuan mesin, pekerjaan yang sulit dapat dikerjakan dengan lebih mudah dan menghemat waktu produksi. Seiring dengan perkembangan teknologi, sudah banyak mesin yang modern dan disesuaikan dengan kegiatan produksi yang dibutuhkan.

 

Selain itu, dengan menggunakan bantuan mesin, hasil produksi juga akan lebih detail dan rapi. Tingkat kesalahan yang dilakukan juga akan jauh lebih kecil dibandingkan ketika dilakukan oleh manusia.

 

 

4.  Material

Selanjutnya adalah material atau bahan produksi yang dibutuhkan. Untuk membuat suatu produk tentunya membutuhkan bahan baku. Material atau bahan baku yang dibutuhkan juga harus diperhatikan. Bahan baku yang berkualitas dapat menghasilkan produk yang juga berkualitas.

 

Tanpa adanya bahan baku yang berkualitas maka tidak dapat menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Produk yang memiliki kualitas buruk tidak mempunyai daya jual yang bagus. Hal ini dapat menimbulkan kerugian pada manajemen usaha.

 

5.  Market

Market atau pasar juga merupakan salah satu dari unsur 6M dalam wirausaha yang harus diperhatikan. Sangat penting untuk memperhatikan target pasar. Menentukan target pasar dapat membantu proses pengembangan usaha.

 

Mempertahankan target pasar yang dituju sangat penting. Ini karena persaingan yang semakin ketat memaksa usaha harus mempunyai strategi pemasaran yang tepat demi mempertahankan segmentasi pasar.

 

 

6.  Methods

Methods atau metode ini merupakan standar prosedur yang ada di dalam manajemen.

Metode yang dilaksanakan harus tepat dan fokus. Membuat metode harus mempertimbangkan tujuan usaha yang ingin dicapai, anggaran uang, waktu produksi dan sumber daya manusia. Penggunaan metode manajemen yang tepat dapat membuat proses produksi berjalan dengan efisien.

 

Dengan Tips 6M dari Tadjuddin Ius anda akan mudah memulai bisnis yang anda inginkan semoga tips dari Tadjuddin Ius menjadi bermanfaat bagi anda para pebisnis.

Terima kasih

Tips Sukses Bisnis Ekspor Impor H. Tadjuddin Ius

        

Tips Sukses Bisnis Ekspor Impor H. Tadjuddin Ius


Menurut  H. Tajuddin Ius Perubahan gaya hidup yang dialami oleh masyarakat Indonesia, yang disebabkan oleh maraknya penggunaan teknologi komunikasi, turut mendorong munculnya tren bisnis baru. Dulu orang-orang terbiasa datang ke toko untuk berbelanja; namun sekarang online shopping merajalela dan pembeli tinggal menunggu barang tiba di rumah atau kantor.

 

Salah satu pendukung gaya hidup baru ini adalah bisnis logistic. Pengiriman barang melalui jalur darat, laut, dan udara; merupakan inovasi jasa logistic yang tidak pernah berhenti mencari cara untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional. Dengan demikian, tarif yang dibebankan kepada konsumen pun juga bisa semakin ekonomis.

 

Dalam bisnis pengiriman barang, waktu adalah uang. Semakin cepat barang tersebut sampai, berarti semakin tinggi kualitas perusahaan logistik tersebut. Maka dari itu, trik pengusaha logistik dalam berbisnis adalah mencari pola aktivitas perusahaan yang kurang efisien dan memberikan solusi untuk menghemat waktu dalam memenuhi permintaan pengiriman barang. Hal ini juga berarti mengelola adminitrasi karyawan dengan cara yang lebih efektif pula, agar perusahaan dapat berfokus pada pelayanan pelanggan.

 

PT Badui Logistic merupakan perusahaan yang melayani pengiriman barang bagi bisnis impor dan ekspor. Berdiri sejak tahun 2019, jasa yang ditawarkan oleh PT Badui Logistic berfokus kepada jasa freight forwarding yang terpercaya.

 

PT Badui Logistic telah memiliki kiprah di bidang jasa pengiriman barang serta sudah memiliki supply chain management dengan tenaga kerja yang banyak.

 


 

 

Tips Sukses Bisnis Ekspor Impor H. Tadjuddin Ius

      

Tips Sukses Bisnis Ekspor Impor H. Tadjuddin Ius


Menurut  H. Tajuddin Ius Perubahan gaya hidup yang dialami oleh masyarakat Indonesia, yang disebabkan oleh maraknya penggunaan teknologi komunikasi, turut mendorong munculnya tren bisnis baru. Dulu orang-orang terbiasa datang ke toko untuk berbelanja; namun sekarang online shopping merajalela dan pembeli tinggal menunggu barang tiba di rumah atau kantor.

 

Salah satu pendukung gaya hidup baru ini adalah bisnis logistic. Pengiriman barang melalui jalur darat, laut, dan udara; merupakan inovasi jasa logistic yang tidak pernah berhenti mencari cara untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional. Dengan demikian, tarif yang dibebankan kepada konsumen pun juga bisa semakin ekonomis.

 

Dalam bisnis pengiriman barang, waktu adalah uang. Semakin cepat barang tersebut sampai, berarti semakin tinggi kualitas perusahaan logistik tersebut. Maka dari itu, trik pengusaha logistik dalam berbisnis adalah mencari pola aktivitas perusahaan yang kurang efisien dan memberikan solusi untuk menghemat waktu dalam memenuhi permintaan pengiriman barang. Hal ini juga berarti mengelola adminitrasi karyawan dengan cara yang lebih efektif pula, agar perusahaan dapat berfokus pada pelayanan pelanggan.

 

PT Badui Logistic merupakan perusahaan yang melayani pengiriman barang bagi bisnis impor dan ekspor. Berdiri sejak tahun 2019, jasa yang ditawarkan oleh PT Badui Logistic berfokus kepada jasa freight forwarding yang terpercaya.

 

PT Badui Logistic telah memiliki kiprah di bidang jasa pengiriman barang serta sudah memiliki supply chain management dengan tenaga kerja yang banyak.

 


 

 

5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis H. Tadjuddin Ius

      

5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis H. Tadjuddin Ius

Bisnis yang berjalan dengan baik memang dicapai dengan cara yang tidak mudah. Ada banyak individu dengan pemikiran yang berbeda, berbagai masalah unik, dan solusi yang unik pula. Setiap orang dan setiap bisnis harus terbuka terhadap perubahan. Bahkan, beberapa harus melakukan hal yang berbeda agar tetap dapat bertahan.


Strategi yang Anda lakukan saat ini mungkin dapat berubah. Akan tetapi, ada beberapa hal yang menjadi fundamental para pebisnis sukses: kegigihan, komitmen, dan kemampuan dasar dalam berbisnis. Tips berikut ini juga akan membantu Anda untuk memastikan bisnis Anda berhasil.

1. Memiliki rencana tertulis

Tanpa rencana tertulis, memiliki bisnis yang berhasil tentu hanya sebuah mimpi. Dalam rancangan bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya merancang objek yang spesifik, strategi, keuangan, rencana penjualan dan promosi, dan jumlah modal yang dikeluarkan. Selain itu, memiliki rencana harian tertulis akan memudahkan dalam mengorganisir setiap detil kegiatan.

2. Berani beradaptasi

Terkadang, terjadi situasi yang tidak dapat diprediksi maupun tidak sesuai rencana yang mengharuskan Anda untuk beradaptasi. Contoh yang paling tepat adalah situasi saat ini, di tengah pandemi Covid-19. Banyak usaha yang tumbang karena mereka tidak menyiapkan diri untuk beradaptasi. Beberapa perusahaan beradaptasi dengan mengalihkan penjualan online sebagai salah satu bentuk adaptasi. Karena, beradaptasi tidak hanya diperuntukkan untuk sesuatu yang bisa diprediksi, misalnya ramalan bisnis. Beradaptasi artinya siap dengan situasi bagaimanapun. Seorang jenderal pun harus membuang rencananya jika peluru sudah ditembakkan. Adjust, confront, and conquer.

3. Kesampingkan ego dan dengarkan masukan

Saran dan masukan sangat penting bagi kelangsungan bisnis karena akan membantu Anda untuk menyalurkan ide, memeriksa apa yang Anda lakukan, dan mendorong Anda untuk mencapai prestasi yang lebih. Jangan masukkan ke hati saat orang lain memberi masukan, ini bukan tentang Anda, tetapi tentang bisnis yang dijalankan.

4. Percaya pada karyawan

Anda pasti ingin memiliki karyawan yang memiliki performa yang baik dan loyal kepada perusahaan, bukan? Kuncinya, percayakan pada karyawan Anda dan hentikan sifat selalu mengatur. Ini akan menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi karyawan. Melimpahkan tugas pada karyawan dan selalu periksa perkembangan mereka. Agendakan latihan tertulis dan rencana orientasi yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.  Terlebih, jika Anda memberikan penghargaan kepada karyawan berupa insentif. 

5. Lakukan perbaikan

Berpikir kreatif untuk selalu menciptakan keunggulan pada bisnis Anda akan membantu Anda lebih unggul dari kompetitor. Misalnya melalui perbaikan pelayanan, tidak selalu dengan memberikan diskon. Beberapa perusahaan berkompetisi memberikan diskon besar untuk memenangkan pelanggan. Fokuskan untuk berinvestasi skala jangka panjang dengan meningkatkan nilai kepada pelanggan.

Untuk berhasil dalam persaingan bisnis yang lebih kompetitif saat ini, yang tidak kalah penting adalah memiliki alat manajemen bisnis yang tepat. Setiap perusahaan dijalankan dengan cara yang berbeda, tetapi mereka memiliki satu kesamaan tantangan, yaitu memiliki alat yang dapat diandalkan dan efisien untuk menyimpan dan mengakses informasi. Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk menggunakan RUN System sebagai alat bisnis Anda. 

RUN System adalah software ERP terintegrasi yang akan membantu Anda untuk menyederhanakan manajemen operasi pada setiap proses bisnis. RUN System merupakan instrumen pengendalian yang tepat atas pelaksanaan kegiatan strategis dalam setiap proses bisnis Anda. Dengan keunggulan yang dimiliki, RUN System akan membantu Anda mengakses informasi bisnis agar karyawan menjadi lebih produktif serta memiliki visibilitas yang baik akan kerja mereka.

 

 

 

5 Tips Menghadapi persoalan dengan tenang supaya tidak Menyalahkan Keadaan

 

5 Tips Menghadapi persoalan dengan tenang supaya tidak Menyalahkan Keadaan

 


seluruh orang absolut mempunyai problem, tetapi tidak seluruh orang dapat mengatasi masalah menggunakan baik. Terkadang persoalan hidup yg akbar mudah menghasilkan seorang jadi emosi dan  tidak bisa berpikir dengan jernih. Padahal, buat menghadapi problem dibutuhkan ketenangan pikiran sebagai kuncinya.

agar permanen damai saat menghadapi problem, engkau  bisa mencoba beberapa saran berikut adalah.

1. Atur napas

ketika menghadapi masalah, seorang akan mudah bersikap panik. buat menenangkan diri, pertama-tama cobalah buat mengatur napas. saat pikiranmu telah tenang, kamu juga akan lebih simpel mencari penyelesaiannya.

2. Berpikir positif

Seburuk apapun persoalan yang kamu hadapi, cobalah buat tetap berpikir positif. Jangan melihat persoalan asal satu sisi saja, karena seburuk apapun yg engkau  alami, absolut seluruh menyimpan pelajaran dan  hal positif yang mampu diambil.

3. Jangan penekanan di masalahnya

Cara paling baik buat menghadapi duduk perkara ialah jangan penekanan pada masalahnya. Itu hanya akan membuatmu berlarut-larut dan  semakin terpuruk. sebaliknya, carilah jalan keluar agar persoalan itu cepat selesai.

4. Ceritakan masalahmu pada orang lain

persoalan yang kecil jika disimpan sendiri, lama -lama  bisa menjadi besar. Jadi, tidak ada salahnya buat menceritakan masalahmu di orang lain. Walaupun itu tidak memberimu jalan keluar, setidaknya hal itu mampu meringankan beban pikiranmu.

5. Ambil tindakan

bila hanya memikirkan problem tanpa mengambil tindakan, problem tidak akan selesai dengan sendirinya. Bila engkau  telah memikirkan jalan munculnya, ambillah tindakan yang menurutmu benar. Semakin cepat kamu merogoh tindakan akan semakin baik juga hasilnya.

tidak terdapat manusia yang lepas dari problem sesempurna apapun hidupnya, jadi kalau waktu ini kamu mengalami masalah, jangan lupa bahwa kamu tidak sendiri. masalah hayati itu pasti, namun menghadapinya adalah pilihan kita masing-masing.

5 Cara Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan

 

5 Cara Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan

 


Siapa di sini yang masih suka pakai sistem 'SKS' alias sistem kebut semalam? Nah, ini biasanya terjadi karena kamu sering menunda pekerjaan, sehingga mendekati deadline kamu malah kalang kabut menyelesaikannya. Alhasil, waktu istirahatmu kurang dan pekerjaanmu tak bisa dikerjakan secara maksimal.

Buat kamu yang masih suka menunda pekerjaan, kamu bisa mengatasinya dengan cara berikut ini.

1. Memahami situasi diri

Memahami situasi dan kondisi diri saat mengerjakan sesuatu memang sangat penting. Misalnya, kalau kamu orang yang suka ketenangan saat bekerja, carilah tempat hening agar tak banyak gangguan. Kalau kamu gampang ngantuk atau jenuh, kamu mungkin bisa mengerjakan tugas sambil menyetel musik atau mencari suasana baru.

2. Hindari perasaan terbebani

Kalau kamu dari awal sudah merasa terbebani, maka sulit bagi kamu untuk mengerjakan tugasmu dengan sepenuh hati. Sebaliknya, tugas akan terasa berat dan tak ada semangat untuk mengerajakannya. Kamu mungkin bisa memecah tugas besar menjadi lebih spesifik, sehingga kamu tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

3. Hindari sifat perfeksionisme

Jangan pernah membebani diri dengan ekspektasi yang terlalu tinggi, yang malah bisa membuatmu kurang maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Lakukanlah semuanya sesuai dengan kemampuan terbaikmu, yang terpenting kamu sudah bersungguh-sungguh.

4. Mengatur waktu

Mengatur waktu memang bukan hal yang mudah, tapi kalau dibiasakan sedikit demi sedikit, ini tak akan sulit dilakukan hingga seterusnya. Atur waktu kapan kamu harus bekerja, bermain dan beristirahat agar tak ada tumpang tindih satu sama lain.

5. Berikan apresiasi pada diri sendiri

Kamu bisa memberikan apa saja yang dapat menyenangkan hati karena sudah menyelesaikan tugas. Selain bisa meningkatkan suasana hati, ini juga bisa memotovasimu dan memberikan kepercayaan diri yang lebih baik.

Menunda pekerjaan mungkin membuatmu bahagia sesaat, tapi setelah itu kamu tak akan mendapatkan ketenangan dan waktu istirahat karena pekerjaan yang semakin menumpuk. Setiap kamu menunda satu pekerjaan, maka pekerjaanmu akan berkembang biak sebanyak sepuluh kali lipat.

TIPS DAN CARA JITU BUDIDAYA IKAN LELE

 

               TIPS DAN CARA JITU BUDIDAYA IKAN LELE

 


Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara intensif. Terdapat dua segmen usaha budidaya ikan lele, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen pembenihan tujuannya untuk menghasilkan benih ikan lele, sedangkan segmen pembesaran tujuannya untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi. Pada kesempatan kali ini ASNNEWS akan membahas tahap-tahap persiapan budidaya ikan lele segmen pembesaran.

1. Penyiapan Kolam Tempat Budidaya Ikan Lele

Ada berbagai macam tipe kolam yang bisa digunakan untuk tempat budidaya ikan lele. Setiap tipe kolam memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing bila ditinjau dari segi usaha budidaya. Untuk memutuskan kolam apa yang cocok, harap pertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan tenaga kerja dan sumber dana ada. Tipe-tipe kolam yang umum digunakan dalam budidaya ikan lele adalah kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring apung dan keramba. Namun dalam artikel ini kita akan membahas kolam tanah, mengingat jenis kolam ini paling banyak digunakan oleh para peternak ikan. Sebagai pengetahuan tambahan, silahkan baca cara membuat kolam ikan. Tahapan yang harus dilakukan dalam menyiapkan kolam tanah adalah sebagai berikut:

a. Pengeringan dan Pengolahan Tanah

Sebelum benih ikan lele ditebarkan, kolam harus dikeringkan telebih dahulu. Lama pengeringan berkisar 3-7 hari atau bergantung pada teriknya sinar matahari. Sebagai patokan, apabila permukaan tanah sudah retak-retak, kolam bisa dianggap sudah cukup kering. Pengeringan kolam bertujuan untuk memutus keberadaan mikroorganisme jahat yang menyebabkan bibit penyakit. Mikroorganisme tersebut bisa bekembang dari periode budidaya ikan lele sebelumnya. Dengan pengeringan dan penjemuran, sebagian besar mikroorganisme patogen akan mati. Setelah dikeringkan, permukaan tanah dibajak atau dibalik dengan cangkul. Pembajakan tanah diperlukan untuk memperbaiki kegemburan tanah dan membuang gas beracun yang tertimbun di dalam tanah. Bersamaan dengan proses pembajakan, angkat lapisan lumpur hitam yang terdapat di dasar kolam. Lumpur tersebut biasanya berbau busuk karena menyimpan gas-gas beracun seperti amonia dan hidrogen sulfida. Gas-gas itu terbentuk dari tumpukan sisa pakan yang tidak dimakan ikan.

b. Pengapuran dan Pemupukan

Pengapuran berfungsi untuk menyeimbangkan keasaman kolam dan membantu memberantas mikroorganisme patogen. Jenis kapur yang digunakan adalah dolomit atau kapur tohor. Pengapuran dilakukan dengan cara ditebar secara merata di permukaan dasar kolam. Setelah ditebari kapur, balik tanah agar kapur meresap ke bagian dalam. Dosis yang diperlukan untuk pengapuran adalah 250-750 gram per meter persegi, atau tergantung pada derajat keasaman tanah. Semakin asam tanah semakin banyak kapur yang dibutuhkan. Langkah selanjutnya adalah pemupukan. Gunakan paduan pupuk organik ditambah urea dan TSP. Jenis pupuk organik yang dianjurkan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Dosisnya sebanyak 250-500 gram per meter persegi. Sedangkan pupuk kimianya adalah urea dan TSP masing-masing 15 gram dan 10 gram per meter persegi. Pemupukan dasar kolam bertujuan untuk menyediakan nutrisi bagi biota air seperti fitoplankton dan cacing. Biota tersebut berguna untuk makanan alami ikan lele.

c. Pengaturan Air Kolam

Ketinggian air yang ideal untuk budidaya ikan lele adalah 100-120 cm. Pengisian kolam dilakukan secara bertahap. Setelah kolam dipupuk, isi dengan air sampai batas 30-40 cm. Biarkan kolam tersinari matahari selama satu minggu. Dengan kedalaman seperti itu, sinar matahari masih bisa tembus hingga dasar kolam dan memungkinkan biota dasar kolam seperti fitoplankton tumbuh dengan baik. Air kolam yang sudah ditumbuhi fitoplankton berwarna kehijauan. Setelah satu minggu, benih ikan lele siap ditebar. Selanjutnya, air kolam ditambah secara berkala sesuai dengan pertumbuhan ikan lele sampai pada ketinggian ideal.

2. Pemilihan Benih Ikan Lele

Tingkat kesuksesan budidaya ikan lele sangat ditentukan oleh kualitas benih yang ditebar. Ada beberapa jenis ikan lele yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Silahkan baca lebih lanjut mengenai jenis-jenis ikan lele budidaya. Kami merekomendasikan jenis ikan lele Sangkuriang yang dikembangkan BBPBAT Sukabumi. Ikan lele sangkuriang merupakan hasil perbaikan dari lele dumbo. BBPBAT mengembangkan ikan lele sangkuriang karena kualitas lele dumbo yang saat ini beredar di masyarakat semakin menurun dari waktu ke waktu. Benih ikan lele bisa kita dapatkan dengan cara membeli atau melakukan pembenihan ikan lele sendiri. Untuk membuat pembenihan sendiri silahkan baca cara pembenihan ikan lele dan teknik pemijahan ikan lele.

 

a. Syarat Benih Unggul

Benih yang ditebar harus benih yang benar-benar sehat. Ciri-ciri benih yang sehat gerakannya lincah, tidak terdapat cacat atau luka dipermukaan tubuhnya, bebas dari bibit penyakit dan gerakan renangnya normal. Untuk menguji gerakannya, tempatkan ikan pada arus air. Jika ikan tersebut menantang arah arus air dan bisa bertahan berarti gerakan renangnya baik. Ukuran benih untuk budidaya ikan lele biasanya memiliki panjang sekitar 5-7 cm. Usahakan ukurannya rata agar ikan bisa tumbuh dan berkembang serempak. Dari benih sebesar itu, dalam jangka waktu pemeliharaan 2,5-3,5 bulan akan didapatkan lele ukuran konsumsi sebesar 9-12 ekor per kilogram.

b. Cara Menebar Benih

Sebelum benih ditebar, lakukan penyesuaian iklim terlebih dahulu. Caranya, masukan benih dengan wadahnya (ember/jeriken) ke dalam kolam. Biarkan selama 15 menit agar terjadi penyesuaian suhu tempat benih dengan suhu kolam sebagai lingkungan barunya. Miringkan wadah dan biarkan benih keluar dengan sendirinya. Metode ini bermanfaat mencegah stres pada benih. Tebarkan benih ikan lele ke dalam kolam dengan kepadatan 200-400 ekor per meter persegi. Semakin baik kualitas air kolam, semakin tinggi jumlah benih yang bisa ditampung. Hendaknya tinggi air tidak lebih dari 40 cm saat benih ditebar. Hal ini menjaga agar benih ikan bisa menjangkau permukaan air untuk mengambil pakan atau bernapas. Pengisian kolam berikutnya disesuaikan dengan ukuran tubuh ikan sampai mencapai ketinggian air yang ideal.

c. Menentukan Kapasitas Kolam

Berikut ini cara menghitung kapasitas kolam untuk budidaya ikan lele secara intensif. Asumsi kedalaman kolam 1-1,5 meter (kedalaman yang dianjurkan). Maka kepadatan tebar bibit lele yang dianjurkan adalah 200-400 ekor per meter persegi. Contoh, untuk kolam berukuran 3 x 4 meter maka jumlah bibit ikannya minimal (3×4) x 200 = 2400 ekor, maksimal (3×4) x 400 = 4800 ekor.

Catatan: kolam tanah kapaistasnya lebih sedikit dari kolam tembok.

3. Pakan Untuk Budidaya Ikan Lele

Anjuran pakan ikan lele berdasarkan umurnya dengan asumsi benih 1000 tersaji dalam Tabel berikut :

 

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan lele. Ada banyak sekali merek dan ragam pakan di pasaran. Pakan ikan lele yang baik adalah pakan yang menawarkan Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu. FCR adalah rasio jumlah pakan berbanding pertumbuhan daging. Semakin kecil nilai FCR, semakin baik kualitas pakan. Untuk mencapai hasil maksimal dengan biaya yang minimal, terapkan pemberian pakan utama dan pakan tambahan secara berimbang. Bila pakan pabrik terasa mahal, silahkan coba membuat sendiri pakan lele alternatif. 

a. Pemberian Pakan Utama

Sebagai ikan karnivora, pakan ikan lele harus banyak mengandung protein hewani. Secara umum kandungan nutrisi yang dibutuhkan ikan lele adalah protein (minimal 30%), lemak (4-16%), karbohidrat (15-20%), vitamin dan mineral. Berbagai pelet yang dijual dipasaran rata-rata sudah dilengkapi dengan keterangan kandungan nutrisi. Tinggal kita pandai-pandai memilih mana yang bisa dipercaya. Ingat, jangan sampai membeli pakan kadaluarsa. Pakan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan. Secara umum setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Misalnya, ikan lele dengan bobot 50 gram memerlukan pakan sebanyak 2,5 gram (5% bobot tubuh) per ekor. Kemudian setiap 10 hari ambil samplingnya, lalu timbang dan sesuaikan lagi jumlah pakan yang diberikan. Dua minggu menjelang panen, persentase pemberian pakan dikurangi menjadi 3% dari bobot tubuh. Jadwal pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan nafsu makan ikan. Frekuensinya 4-5 kali sehari. Frekuensi pemberian pakan pada ikan yang masih kecil harus lebih sering. Waktu pemberian pakan bisa pagi, siang, sore dan malam hari. Ikan lele merupakan hewan nokturnal, aktif pada malam hari. Pertimbangkan pemberian pakan lebih banyak pada sore dan malam hari. Si pemberi pakan harus jeli melihat reaksi ikan. Berikan pakan saat ikan lele agresif menyantap pakan dan berhenti apabila ikan sudah terlihat malas untuk menyantapnya. 

b. Pemberian Pakan Tambahan

Pemberian pakan tambahan sangat menolong menghemat biaya pengeluaran pakan yang menguras kantong. Apabila kolam kita dekat dengan pelelangan ikan, bisa dipertimbangkan pemberian ikan rucah segar. Ikan rucah adalah hasil ikan tangkapan dari laut yang tidak layak dikonsumsi manusia karena ukuran atau cacat dalam penangkapannya. Bisa juga dengan membuat belatung dari campuran ampas tahu. Keong mas dan limbah ayam bisa diberikan dengan pengolahan terlebih dahulu. Pengolahannya bisa dilakukan dengan perebusan. Kemudian pisahkan daging keong mas dengan cangkangnya, lalu dicincang. Untuk limbah ayam bersihkan bulu-bulunya sebelum diumpankan pada lele. 

4. Pengelolaan Air

Hal penting lain dalam budidaya ikan lele adalah pengelolaan air kolam. Untuk mendapatkan hasil maksimal kualitas dan kuantitas air harus tetap terjaga. Awasi kualitas air dari timbunan sisa pakan yang tidak habis di dasar kolam. Timbunan tersebut akan menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida yang dicirikan dengan adanya bau busuk. Apabila sudah muncul bau busuk, buang sepertiga air bagian bawah kemudian isi lagi dengan air baru. 

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang paling umum dalam budidaya ikan lele antara lain hama predator seperti linsang, ular, sero, musang air dan burung. Sedangkan hama yang menjadi pesaing antara lain ikan mujair. Untuk mencegahnya yaitu dengan memasang saringan pada jalan masuk dan keluar air atau memasang pagar di sekeliling kolam. Penyakit pada budidaya ikan lele bisa datang dari protozoa, bakteri dan virus. Ketiga mikroorganisme ini menyebabkan berbagai penyakit yang mematikan. Beberapa diantaranya adalah bintik putih, kembung perut dan luka di kepala dan ekor. Untuk mencegah timbulnya penyakit infeksi adalah dengan menjaga kualitas air, mengontrol kelebihan pakan, menjaga kebersihan kolam, dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28oC. Selain penyakit infeksi, ikan lele juga bisa terserang penyakit non-infeksi seperti kuning, kekurangan vitamin dan lain-lain. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengendalian penyakit silahkan baca pengendalian hama dan penyakit ikan lele.  

5. Panen Budidaya Ikan Lele

Ikan lele bisa dipanen setelah mencapai ukuran 9-12 ekor per kg. Ukuran sebesar itu bisa dicapai dalam tempo 2,5-3,5 bulan dari benih berukuran 5-7 cm. Berbeda dengan konsumsi domestik, ikan lele untuk tujuan ekspor biasanya mencapai ukuran 500 gram per ekor. Satu hari (24 jam) sebelum panen, sebaiknya ikan lele tidak diberi pakan agar tidak buang kotoran saat diangkut. Pada saat ikan lele dipanen lakukan sortasi untuk misahkan lele berdasarkan ukurannya karena ini akan meningkatkan pendapatan bagi peternak…demikian tips dan trik cara budidaya ikan lele. Tunggu artikel selanjutnya di www.ASNNEWS.NET

 

Order Sekarang !!

Haberhosting.com adalah jasa penyebaran brosur yang berdiri sejak 2013 yang bekerja sama dengan seluruh agen surat kabar daerah Jabodetabekm Purwakarta, Karawang, Bandung

Menggunakan jasa sebar brosur di Haberhosting.com membantu bisnis Anda berkembang lebih cepat tanpa harus repot menyebarkan sendiri. Dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang profesional, promosi Anda akan menjadi efektif dan efisien. Jadi, jika Anda ingin meningkatkan jangkauan promosi secara maksimal, percayakan padaHaberhosting.com solusi jasa sebar brosur terpercaya, cepat, dan tepat sasaran.