ASN News ( Bisnis ) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (21/1/2022) dibuka melemah di tengah negatifnya bursa saham Amerika Serikat (AS).
Adapun
kumpulan saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun menjadi ke 439,4.
Indeks LQ45 melemah 941,1 dan Indeks syariah yang tergabung dalam Jakarta
Islamic Index (JII) tergerus menjadi 554,1.
Bursa
AS Wall Street pada Kamis (20/1/2022) melemah di tengah kekhawatiran kenaikan
suku bunga acuan Federal Reserves (the Fed). Nasdaq Composite mengakhiri
perdagangan turun 1,3% pada 14.154,02 setelah naik 2,1% hari sebelumnya. Dow
Jones Industrial Average turun 313,26 poin menjadi 34.715,39, setelah naik 400
poin pada hari sebelumnya. S&P 500 turun 1,1% menjadi 4.482,73 menyusul
kenaikan hari sebelumnya sebesar 1,53%. S&P 500 ditutup di bawah 4.500
untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,53% ke 6.626,87 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (20/1/2022). Menurut data RTI, IHSG diperdagangkan di kisaran terendah 6.587,77 hingga tertinggi 6.637,2. Sebanyak 17,75 miliar lembar saham senilai Rp 12,7 triliun ditransaksikan hari ini. Sebanyak 288 saham menguat, 232 melemah, dan 158 stagnan. Kapitalisasi IHSG sebesar Rp 8.367,6 triliun.




