AHY : Demokrat Jadi Kuda Hitam di Pemilu 2024
Jakarta, - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
mengajak seluruh kader partainya untuk tidak bersikap jumawa dalam menyongsong
Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Menurutnya, Demokrat lebih baik menjadi
kuda hitam alias partai politik (parpol) yang tidak diperhitungkan tapi keluar
sebagai pemenang di Pemilu 2024 mendatang.
"Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak
diperhitungkan, tapi menang," kata AHY di depan ratusan anggota DPRD
Partai Demokrat dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota di Jakarta, Kamis
(3/2) malam, sebagaimana keterangan resmi yang diterima, Jumat (4/2).
AHY juga mengajak kader Demokrat untuk
menjadi kuda perang. Menurutnya, kuda perang merupakan jenis kuda yang bisa
berlari kencang namun punya inisiatif untuk melambat, berhenti, bahkan berbelok
untuk mencapai kemenangan.
"Jadi jangan asal lari kencang tanpa henti atau baru bergerak jika
diperintah," katanya.
AHY menjelaskan, elektabilitas Demokrat tengah dalam tren yang terus bergerak
naik berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga sepanjang 2021.
Namun, ia mengingatkan bahwa hasil survei
saja tidak cukur. AHY meminta kader Demokrat terus turun ke lapangan dan
membantu rakyat.
"Survei adalah kompas atau barometer, tapi untuk menang, tidak cukup hanya
survei. Para anggota Dewan sekalian harus kerja keras turun ke lapangan, bantu
rakyat dan tunjukkan identitas nasionalis-religius kita sebagai jati diri
Demokrat," ucap AHY.
Ia pun mengajak kader untuk menyatukan visi, misi dan energi untuk memenangkan
Pemilu 2024.
"Pilpres dan Pileg harus kita baca dalam satu tarikan nafas yang sama.
Insya Allah saat kita menangkan Pilpres dan Pileg, Pilkada akan kita
menangkan," tutur AHY.




